Cara Posting Jualan di Facebook dengan Status Ini, Dijamin Ramai Pembeli

Cara Posting Jualan di Facebook dengan Contoh Status Jualan yang Keren dan Menarik

Posted on

KontenBisnis.comCara posting jualan di Facebook berikut ini menggunakan contoh status jualan di Fb yang keren dan menarik calon pembeli. Dijamin Anda penasaran!

Cara Posting Jualan di Facebook

Berikut adalah cara posting jualan di Facebook yang harus Anda lakukan.

1. Sebelum Posting Apapun, Ketahui Bahwa Postingan adalah Raja

Jika Anda menggunakan akun Facebook pribadi (personal) untuk jualan, postingan itu ibarat raja, “content is king”, bahasa menterengnya.

Artinya adalah, seberapa keren dan berbobot postingan Anda, akan sangat berpengaruh terhadap bagusnya tingkat penjualan.

Lalu, status keren jualan yang bagus itu yang seperti apa, si?

Begini rumusnya :

Pikiran > Perasaan > Perilaku

Jadi, postingan yang Anda buat harus mampu :

  • Membuat target market berpikir bahwa Anda adalah pribadi yang menyenangkan.
  • Menumbuhkan perasaan suka dan percaya kepada Anda.
  • Menggerakkan perilaku target market untuk membeli secara alamiah.

2. Status Jualan di Facebook Harus Mampu Membangun Persepsi

Sebagai pebisnis online, ketika melakukan cara posting status jualan apapun di Facebook, baik itu berupa :

  • Tulisan
  • Gambar
  • Video

Harus bertujuan untuk membangun persepsi.

Apa itu persepsi? Persepsi adalah tanggapan, penerimaan atau penilaian dari teman atau follower Anda.

Ketika seseorang melihat postingan Anda, sesungguhnya, proses yang terjadi di otak mereka adalah :

  • Menyusun dan mengenali informasi.
  • Menafsirkan informasi sensoris.
  • Memberikan gambaran dan pemahaman.

Untuk memahami lebih jelas tentang hebatnya persepsi, kita ambil contoh seperti ini :

Suatu ketika, seorang penjual online membuat status seperti ini :

“Chat sampai setengah jam, tanya ini-itu sampai malas jawab, ujung-ujungnya PHP. Marah si enggak, bete iya..”

Coba tebak! Apa kira-kira persepsi Anda? Mungkin, Anda akan berpikir seperti ini :

  • Jualan kok nggak sabaran.
  • Jadi begitu cara menyikapi pembeli?
  • Tadinya si mau beli, tahu yang jualan begitu, malas ah!
  • Ini orang kepribadiannya jelek banget, si?
  • Orang kayak gitu kalau jualan pasti nggak laku..

Mungkin nggak, kalau akhirnya Anda atau orang lain yang membaca status tersebut, akhirnya berpikir seperti itu? Sangat mungkin…

Sekarang, Anda bandingkan dengan status yang ini :

“Trims buat teman-teman yang sudah chat saya untuk konsultasi kesehatan wajah. Duh, seneng banget, akhirnya saya bisa bantu kalian semua.

Maaf banget ya, tadi ada yang sempat telat balasnya. Soalnya, lagi banyak banget yang tanya-tanya, khususnya masalah jerawat.

Buat teman-teman yang juga pengin konsultasi gratis tentang masalah kesehatan kulit wajah, silahkan langsung chat saya, jangan malu-malu.

Tenang, saya saya janji bakal balas chat kamu secepat mungkin. Tapi kalau ada telat-telat dikit, gapapa dong, hihi..”

Sekarang, dengan postingan tersebut, mungkinkah Anda akhirnya memiliki persepsi seperti ini :

  • Wah, orang ini kayaknya baik dan ramah banget, ya?
  • Berarti orang ini paham dengan kesehatan kulit wajah.
  • Ternyata banyak juga yang konsultasi gratis sama dia.
  • Aku juga ada masalah jerawat si, cobain chat kali, ya?

Sangat mungkin, bukan?

Nah, di situlah sebenarnya hebatnya persepsi.

Simpulannya, jika Anda pintar dalam membangun persepsi, maka akan sangat berpengaruh terhadap kredibilitas usaha Anda.

Ini artinya, Anda juga paham bagaimana cara posting jualan di Facebook dengan status keren secara yang baik dan benar.

Termasuk, keinginan orang untuk :

  • Kenal dengan Anda.
  • Dekat dan nyaman dengan Anda.
  • Percaya kepada Anda.
  • Membeli produk Anda .

Menariknya, dalam dunia pemasaran, ternyata persepsi itu dapat :

  • Dibentuk
  • Diciptakan
  • Dimanipulasi

Semakin penasaran untuk mengetahui bagaimana cara posting jualan di Facebook? Simak terus…

3. Status Apapun yang Anda Posting, Perhatikan 3 Hal Penting Berikut

Ada 3 hal yang wajib Anda perhatikan sebelum membangun persepsi di Facebook untuk posting konten apapun :

  • Anda ingin teman-teman Anda mempersepsikan diri Anda sebagai figur seperti apa?
  • Bagaimana persepi orang terhadap produk yang Anda tawarkan?
  • Bagaimana orang mempersepsikan alasan membeli kepada Anda?

Mari kita bahas satu per satu.

Pertama, Persepsikan Diri Anda :

Apapun yang Anda posting di Facebook, harus bisa menimbulkan kesan bahwa Anda adalah figur yang :

  • Ramah dan tidak sombong.
  • Senang membantu tanpa imbalan.
  • Perhatian dan peduli.
  • Sabar dan tidak mudah mengeluh.
  • Dewasa dan matang secara pribadi.
  • Cerdas dan berwawasan.
  • Fast respon jika ada yang ngechat.
  • Jujur, tidak suka bohong.
  • Dan hal-hal baik lainnya.

Sekarang, sebelum membuat postingan apapaun di Facebook, pastikan mampu menjadikan teman atau follower Anda berpikiran seperti hal-hal di atas.

Cek pula postingan Anda selama ini, adalah yang bertentangan? Jika ada, segera perbaiki.

Status keren jualan apapun, jika tidak mampu mempersepsikan secara mantap, maka akan sia-sia.

Kedua, Persepsikan Produk Anda :

Apapun yang Anda ceritakan tentang produk Anda, usahakan orang berpikiran bahwa produk Anda :

  • Berkualitas tinggi dan layak dibeli.
  • Harga seimbang dengan kualitas.
  • Laris, terbukti sudah banyak yang beli.
  • Aman, tidak mengandung bahan berbahaya.
  • Hemat dan sering dapat diskon.

Atau hal apapun yang membuat produk Anda semakin diyakini oleh target market karena Anda mampu menjelaskannya dengan tanpa meragukan.

Ketiga, Persepsikan Alasan Membeli

Di Facebook, Anda akan menemukan banyak sekali orang yang sama-sama jualan.

Termasuk, mereka yang menjual produk “sama persis” dengan Anda.

Oleh karena itu, Anda harus bisa menyajikan postingan yang mampu mempersepsikan tentang alasan mengapa mereka harus membeli kepada Anda, bukan kepada penjual lain.

Jenis postingan yang bisa Anda buat untuk mempersepsikan alasan tersebut, misalnya :

  • Anda memberikan konsultasi gratis.
  • Selalu ada diskon khusus member terdaftar.
  • Menyediakan grup privat, khusus untuk pembeli.
  • Komplain dapat lebih cepat ditangani.
  • Dan sebagainya.

Status keren jualan semacam itu, jika Anda tidak mengkomunikasikan melalui postingan, tentu saja orang tidak akan tahu.

4. Tentukan Komposisi Postingan yang Tepat

Sadar atau tidak, semua postingan Anda di Facebook, jika dibaca oleh teman Anda, akan menjadi persepsi umum tentang diri Anda.

Apa maksudnya persepsi umum?

Persepsi umum adalah penilaian secara global (umum) dari teman atau follower Anda, tentang bagaimana sebenarnya diri Anda.

Coba bayangkan :

  • Anda memang baik hati dan tidak sombong.
  • Suka mengedukasi dengan sering-sering share sesuatu yang bermanfaat.
  • Selalu memberikan nilai lebih atas apapun yang Anda tawarkan di Facebook.

Tapi jika teman ada menganggap (mempersepsikan) bahwa apapan yang Anda posting semata-mata karena tujuan jualan, orang akan mempersepsikan jika Anda tidak lebih dari tukang jualan.

Padahal, dalam Facebook personal, jualan dengan terang-terangan akan riskan untuk tidak diterima dengan baik, khususnya dalam hubungan sosial.

Masing ingat dengan peribahasa, “Karena nila setitik, rusak susu sebelanga?”

Ya, karena Anda dipersepsikan sebagai tukang jualan yang hanya bermaksud jualan, maka rusaklah hubungan persahabatan Anda dengan teman-teman Anda.

Padahal, kunci keberhasilan jualan Anda di Facebook personal, adalah dari hubungan sosial (persahatan) yang baik, lalu secara alami mereka membeli.

Lalu bagaimana solusinya? Perhatikan komposisi postingan!

Jika Anda lebih sering posting sesuatu yang bernada jualan, maka teman Anda akan mempersepsikan bahwa Anda hanya jualan.

Oleh karena itu, buat komposisi postingan yang proporsional. Usahakan perbanyak posting yang tidak kelihatan menjual.

Sebagai gambaran, misalnya komposisinya dibuat seperti ini :

  • Membangun hubungan sosial yang baik (trust) 50%
  • Share sesuatu yang bermanfaat 30%
  • Potingan convert selling 20%

5. Lakukan Hard Selling Hanya di Fanpage

Jika di Facebook personal disarankan untuk tidak menjual secara blak-blakan (hard selling), lalu pertanyaannya,

“Dimana kita mempromosikan produk kita? Masa jualan nggak boleh promosi?”

Bukan tidak boleh promosi. Tapi, promosi secara keras (hard selling) sebaiknya dilakukan hanya di Fanpage saja.

Mengapa? Karena di sanalah tempat paling baik untuk promosi dan menghasilkan, bukan di Facebook personal.

Untuk mengetahui bagaimana menggiring target market potensial dari Facebook personal ke fanpage, cobalah menggunakan rumus LBH.

Berikut materinya, silahkan merapat :

Sukses Jualan di Facebook Personal dengan Rumus LBH, 99% Dijamin Laris!

Intinya, khusus di Facebook personal, tetap bisa digunakan untuk promosi, namun tidak secara keras, melainkan dengan teknik convert selling.

Sama-sama promosi, cuma pada convert selling, sisi positifnya adalah mampu menghindari Anda dari persepsi negatif teman-teman Anda.

Pahami dulu penjelasan tentang convert selling berikut ini.

6. Gunakan Facebook Personal Hanya untuk Convert Selling

Convert selling sesungguhnya adalah postingan jualan, tapi mampu mempersepsikan agar tidak keliahatan jualan.

Ciri-ciri convert selling :

  • Postingan memancing rasa penasaran bagi teman atau follower Anda.
  • Tidak secara vulgar menawarkan produk, namun hanya berbentuk kalimat sehari-hari.
  • Mampu mempersepsikan diri Anda, produk Anda dan alasan mengapa orang harus membeli.
  • Menggiring target market potensial untuk mendapat informasi lebih lengkap tentang bisnis Anda.

Nah, di Facabook personal, Anda disarankan hanya posting dengan konsep seperti itu.

Untuk contoh convert selling, silahkan simak penjelasan berikut ini

Contoh Status Jualan yang Keren dan Menarik di Facebook

Berikut adalah contoh status jualan yang keren dan menarik untuk jualan di Facebook :

1. Contoh Status Jualan Keren untuk Mengundang Interaksi

Dalam postingan interaksi, hanya bertujuan untuk membangun kedekatan dengan teman atau follower Anda di Facebook.

Ciri-ciri postingan interaksi :

  • Sama sekali tidak kelihatan menjual, dan memang tidak diniatkan menjual.
  • Memposisikan target market sebagai teman, bukan calon pembeli.
  • Memungkinkan semua orang untuk like atau berkomentar.

Berikut contoh postingan untuk membangun kedekatan :

Merasa Senasib

“Belum semenit di kamar mandi, eh si dede udah ketok-ketok aja. Inilah indahnya jadi ibu-ibu. Ada yang pernah ngalamin nggak, Bun?”

“Mending lihat rumah berantakan tapi anak sehat, daripada rumah bersih tapi hati was-was karena si kecil kena demam. Bener, nggak, si?”

Memancing Komentar

“Kita yang mengandung 9 bulan. Eh, giliran lahir, mirip banget bapaknya. Ada juga yang senasib?”

“Kenapa ya Bun, kalau ada yang naruh handuk di atas kasur kok jadi kita yang bawaannya kesel?”

Memotivasi

“Jika Bunda terlalu sibuk bekerja, maka ketahuilah, anak-anak kita hanya memiliki masa kecil sekali seumur hidupnya.”

“Tidak ada yang lebih hebat, berkarir atau menjadi ibu rumah tangga. Apapun perannya, seorang Ibu tetaplah luar biasa.”

Mendoakan

“Yang putra-putrinya sedang mengikuti ujian, yuk kita aminkan semoga hasilnya memuaskan!”

“Ambil hikmah dari banjir tahun ini, semoga rejeki bunda tetap dan semakin banjir, ya? Aamiin”

2. Contoh Status Jualan yang Menarik untuk Mengedukasi

Adalah postingan yang mampu mempersepsikan bahwa diri Anda memiliki kompetensi (keahlian) terhadap produk dan fungisinya secara umum.

Ciri-ciri postingan edukasi :

  • Tidak terlalu kelihatan menjual, tapi berhubungan dengan produk.
  • Menyadarkan target market bahwa ia memiliki permasalahan.
  • Ditujukan secara khusus kepada target market yang sedang dibidik.

Contoh status jualan yang menarik yang merupakan upaya untuk mengedukasi :

Contoh Status Jualan di Fb 1 : “Membagikan Ilmu Bermanfaat

Ilmu yang bermanfaat dapat berupa apa saja, yang penting bermanfaat dan sebisa mungkin berhubungan dengan fungsi produk yang Anda jual.

Karena dalam hal ini Anda menjual skin care, maka contoh ilmu yang bermanfaat dapat berupa tips-tips sebagai berikut :

“Tips agar kulit wajah tetap cerah dalam sengatan matahari”

“Cara istirahat yang baik untuk kesehatan kulit wajah”

“Manfaat skin care untuk keremajaan kulit wajah”

“Tips cerdas mengatasi jerawat saat datang bulan”

Dan sebagainya

Postingan dapat berupa artikel maupun info grafis seperti contoh di bawah ini :

Sumber : Bukalapak

Contoh Status Jualan di Fb 2 : “Mengkomunikasikan Keahlian

Mengkomunikasikan keahlian dapat dilakukan dengan membuat postingan yang menunjukkan bahwa Anda mahir dalam bidang yang relevan.

Jika dalam hal ini produk Anda adalah skin care, maka Anda wajib menunjukkan keahlian Anda tentang bagaimana merawat kulit wajah.

Contoh postingan :

“Banyak yang tidak menyangka jika sarung bantal yang lama tidak dicuci bisa memicu jerawat. Ganti sarung bantal kamu setidaknya tiga hari sekali!”

“Jerawat yang muncul di dahi disebabkan karena sering makanan yang sukar dicerna. Misalnya goreng-gorengan dan makanan manis.”

Kendati hanya mengkomunikasikan keahlian, orang akan semakin yakin dengan kredibilitas Anda.

Ini adalah cara posting jualan di Facebook yang benar-benar terencana dengan status jualan yang menarik dan punya tujuan jelas.

3. Postingan Convert Selling

Contoh Status Jualan di Fb 3 : “Memadukan Studi Kasus dengan Gambar

Walaupun suatu postingan dalam bentuk tulisan itu menarik, jika terlalu panjang, akan membuat teman-teman Anda malas membaca.

Solusinya, padukan antara gambar dengan tulisan (studi kasus), agar orang penasaran untuk membaca.

Contoh :

“Ternyata oh ternyata!!”

Cici yang satu ini tadinya sempet kemakan iklan, dijanjikan wajah bersih hanya dengan satu ketukan tongkat ajaib!

Penasaran bagaimana hasilnya? Benar memang, hanya dalam satu minggu, wajahnya langsung putih.

Tapi, dia bilang kok putihnya itu pucet? Nggak alami? Pokoknya nggak enak bangetlah kalau dilihat.

Udah gitu, setelah seminggu nggak pakai creamnya, eh malah muncul lagi bintik-bintik hitamnya, malah dapat bonus tambahan jerawat katanya. Uh, ngeri…

Akhirnya, dia konsultasi ke saya, dan saya cuma bilang, “Semua butuh proses ci, yang serba instan, justru malah meragukan..

By the way, setelah dia ngikutin saran saya, sekarang bener-benar kelihatan hasilnya.

Thanks ya Ci, sudah mempercayakan Menoritta..?”

Contoh Status Jualan di Fb 4 : “Menyampaikan Cerita yang Memancing Penasaran

Postingan yang pendek tidak memerlukan gambar, tapi siasati dengan kalimat awal yang memancing penasaran agar menjadi status jualan yang menarik.

Misalnya :

  • De-degan banget nih …
  • Saya sempat kaget…
  • Wah, luar biasa…
  • Baru tahu, ternyata..

Dan sebaginya.

Berikut contohnya :

“Rasa deg-degan selalu ada ketika di minggu-minggu pertama pemakaian skin care Menoritta banyak yang bilang belum ada hasilnya.  Tapi setalah pemakaian selama dua bulan, makin banyak yang ngechat kalau mereka sering dapet pujian. Asyikk..”

“Pagi-pagi sempet kaget!  Ada chat dari Bunda cantik bernama Siska. Kirain apaan, eh ternyata dia dapat pujian suaminya katanya sekarang kulit wajahnya semakin cerah. Dia cuma mau bilang terima kasih katanya skin care Menoritta emang cocok. Duhh, jadi ikut senang mendengarnya.”

“Waw, luar biasa!! Ketika orderan makin numpuk, di sinilah emak-emak strong harus pandai membagi waktu. Antara menjadi enterprenuer dengan perannya sebagai ibu rumah tangga” (sertakan foto packing produk yang bertumpuk)

Contoh Status Jualan di Fb 5 : “Mengajak Bergabung ke Komunitas Eksklusif

Mengajak bergabung ke komunitas eksklusif, adalah cara cerdas untuk mengetahui siapa teman Facebook Anda yang (ternyata) tertarik dengan produk Anda.

Contoh postingan :

Seru bangetkalau dengar curhatan teman-teman yang punya masalah dengan kesehatan kulit wajah di fanpage Facebook Menoritta Care.

Ada yang dibilang tua sama temannya, ada pula yang hawanya curigaan mulu sama suami karena merasa teman kantornya lebih cantik dibanding dirinya.

Tapi, saya senang sudah memberikan panduan bagaimana menjaga kesehatan kulit wajah dengan baik, benar-benar dari nol.

Buat teman-teman yang ingin punya kulit wajah yang sehat dan segar, yuk follow dan gabung di fanpage Facebook eksklusif. Ini linknya”

Catatan penting untuk mengajak orang follow fanpage Anda :

  • Gunakan cerita yang menarik dan memancing penasaran.
  • Beri tahu apa keuntungan yang akan mereka dapatkan ketika bergabung.
  • Gunakan kata “grup esksklusif” untuk memberikan kesan spesial.
  • Sertakan alamat link fanpage Anda.
  • Edukasi mereka dengan konsisten di fanpage Facebook.
  • Tawarkan produk Anda secara proporsional.

Simpulan

Cara posting jualan di Facebook membutuhkan kemampuan untuk menghasilkan persepsi positif. Tanpa cara ini, Anda akan kesulitan untuk menjual, karena Facebook sejatinya memang media sosial, bukan media jualan.

Pada bagian selanjutnya, kita akan belajar tentang rumus LBH, yaitu teknik dahsyat mengarahkan target market ke beberapa media penting agar jualan Anda semakin dahsyat! Penasaran?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *