Cara Mengajak Jadi Reseller, Trik Dahsyat Agar Omset Anda Meledak!

Cara Mengajak Jadi Reseller, Trik Dahsyat Agar Omset Anda Meledak!

Posted on

KontenBisnis.comCara mengajak orang menjadi reseller atau jadi tim penjualan, adalah materi yang selalu menarik. Apa itu reseller, bagaimana contoh reseller yang bekerja untuk menyukseskan Anda? Silahkan simak triknya!

Apa itu Reseller?

Reseller dalam bahasa Indonesia artinya pengecer. Jika ada seseorang yang membeli produk dari Anda lalu menjual lagi kepada orang lain, ia sebut sebagai reseller.

Mengapa Cara Mengajak Orang Menjadi Reseller Penting?

Tujuan mendapatkan reseller adalah untuk membantu menjualkan produk yang Anda miliki :

  • Anda menghasilkan produk sendiri, lalu mencari reseller untuk memasarkan.
  • Sebetulnya Anda mengambil produk orang lain, tapi membutuhkan bantuan reseller untuk menjualkan.

Tujuan mencari reseller juga untuk meningkatkan usaha secara umum, contoh :

  • Anda sudah cukup mahir berbisnis, Anda berpikir inilah saatnya memperluas pasar.
  • Kadang, Anda lelah mencari pembeli satu per satu. Dengan punya reseller, penjualan akan lebih optimal.

Cara Mengajak Orang Menjadi Reseller

Berikut adalah cara mengajak orang menjadi reseller :

1. Ketahui Posisi Anda Sebelum Mengajak Orang Menjadi Reseller

Saat ini, posisi Anda menghasilkan produk sendiri (supplier) atau menjualkan produk orang lain? Kalau memang menghasilkan sendiri, mencari reseller adalah hal biasa.

Tapi, jika menjualkan produk orang lain, ngomong-ngomong Anda dapat keuntungan berapa? Nantinya, reseller Anda akan dapat berapa?

Pikirkan hal ini terlebih dahulu sebelum menentukan strategi tentang apa dan bagaimana reseller itu nantinya dikelola.

Untuk mengatasi itu, buatlah kategori seperti ini :

2. Buat Kategori Reseller yang Beragam

Punya produk sendiri maupun menjualkan produk orang lain, mengajak orang jadi reseller dan membagi dalam beberapa kategori tetap diperlukan.

Mengapa? Karena kekuatan keuangan calon reseller itu beda-beda.

Nantinya, kategori reseller akan dibuat seperti contoh berikut ini :

Reseller Type A :

Belanja awal seharga 15 juta, keuntungan 40% dari total harga produk.

Reseller Type B :

Belanja awal seharga 10 juta, keuntungan 30% dari total harga produk.

Reseller Type C :

Belanja awal seharga 7 juta, keuntungan 25% dari total harga produk.

Reseller Type D :

Belanja awal seharga 3 juta, keuntungan 20% dari total harga produk.

Reseller Type E :

Belanja awal seharga 2 juta, keuntungan 15% dari total harga produk.

Dan seterusnya, Anda bebas menetukan kebijakan harga.

3. Pastikan Anda Layak Mengajak Orang Menjadi Reseller

Sebaiknya, reseller adalah pihak yang nantinya akan Anda perlakukan seperti keluarga sendiri.

Kuncinya, Anda harus bisa membimbing sekaligus membantu setiap permasalahan yang mereka temui di lapangan.

Mencari reseller merupakan tahapan yang lebih tinggi dibanding mencari pembeli satu per satu.

Sebelum melangkah, pastikan memang Anda layak untuk mengajak.

Kelayakan yang seperti apa misalnya?

  • Anda sudah punya pengalaman berjualan lebih lama.
  • Punya tips dan trik jualan yang bisa dibagikan.
  • Memiliki kesiapan untuk membimbing dengan sabar.
  • Punya sistem atau strategi untuk mengelola reseller dengan baik.

Jika Anda punya tim reseller dan ingin membagikan contoh tips cara closing yang cepat dan mudah, silahkan baca materi berikut ini :

Khusus untuk strategi lainnya, bisa dilakukan dengan membuat grup seperti ini :

4. Buat Grup Khusus Reseller, Ajak Orang untuk Bergabung

Karena reseller akan menjadi keluarga Anda, pastikan Anda membangun tempat tinggal yang nyaman bagi mereka.

Karena di sanalah, mereka akan berkumpul dan berbagi.

Setelah tempat yang nyaman Anda bangun, langkah selanjutnya Anda akan memantau, membimbing, memberi semangat, dan sebagainya.

Ini zaman canggih, mengumpulkan mereka dalam grup sosmed akan mudah dibanding mengumpulkan di stadion.

Mau pakai grup Telegram, WA, Facebook, terserah, suka-suka Anda.

Sekadar informasi, beberapa orang yang mempunyai banyak tim reseller, umumnya menggunakan aplikasi Telegram. Ini bisa menampung banyak orang.

5. Hubungkan Reseller yang Satu dengan yang Lain

Mula-mula, ajak mereka untuk saling mengenal satu sama lain di grup itu. Ucapkan selamat datang jika ada reseller baru.

Untuk memperkuat ikatan persaudaraan, berikan saran agar saling bertukar informasi dan membantu. Khususnya, yang berhubungan dengan penjualan.

“Selamat datang kepada Bunda Kamila yang baru saja bergabung di grup Cantiq Kosmetik.  Jika ada sesuatu, jangan malu-malu untuk bertanya, ya? Mohon bantuan teman-teman lainnya untuk turut membantu keluarga baru kita, Bunda Kamila…”

Itu adalah contoh kalimat ucapan selamat datang ketika ada reseller baru. Buat seseorang senang dan nyaman di komunitas sosmed yang Anda bangun.

6. Manjakan Reseller dengan Berbagai Kemudahan

“Jangan mempersulit reseller, manjakan mereka. Jangan biarkan mereka berpikir bahwa menjual produk Anda itu sulit”

Kalimat seperti di atas sering diungkapkan oleh para mentor yang biasa menyelenggarakan seminar.

Tujuannya, agar cara mengajak orang jadi reseller yang Anda lakukan tidak membuat mereka berpikir keras.

Bagaimana cara memanjakan?

  • Siapkan copywritingnya, mereka tinggal posting di akun sosmed masing-masing.
  • Kasih tau tips-tips menjual yang sudah pernah Anda buktikan hasilnya.
  • Untuk pemula, bimbing mereka untuk melakukan hal-hal mendasar.
  • Buat ebook tentang edukasi produk supaya mereka bisa belajar dengan mudah.
  • Kasih mereka katalog produk, jangan sampai kerepotan mencari-cari.
  • Jangan biarkan cemberut, kasih dukungan moral secara pribadi.

Oh, ya, jika ingin mencari inspirasi atau ide-ide copywriting, kami sudah mempersipkan materinya. Enak, tinggal contek dan sesuaikan dengan jenis usaha Anda.

Inilah Contoh Copywriting Paling Nonjok Agar Pembeli Semakin Melimpah!

7. Buatkan Landing Page Atas Nama Reseller Anda

Jika Anda berencana membangun tim penjualan (reseller), maka semestinya lebih canggih dibanding penjual pada umumnya.

Ini juga akan berimbas pada cara mengajak orang menjadi reseller yang dilakukan Anda. Salah satu kuncinya, buatlah landing page.

Apa itu landing page?

Landing page adalah website yang berisi kalimat penawaran produk. Umumnya, landing page ditulis dengan bahasa yang bisa mempengaruhi orang untuk segera membeli.

Anda bisa membuat satu landing page yang digunakan ramai-ramai oleh reseller Anda. Solusinya, masing-masing reseller buatkan copy halaman (page) tersediri.

Di masing-masing halaman tersebut, cantumkan nomor kontak reseller bersangkutan.

8. Berikan Hadiah atau Reward

Memberikan hadiah kepada reseller yang memenuhi target penjualan merupakan cara yang baik untuk membuat mereka bersemangat.

Bahkan, beberapa perusahaan ternama, menjanjikan hadiah fantastis berupa wisata religi gratis kepada reseller terbaiknya.

Ide semacam itu bisa Anda contek dan dikembangkan sendiri.

Jangan lupa, umumkan di grup ketika seseorang terpilih. Minta reseller penerima hadiah untuk memosting di akun sosmed masing-masing.

Apa tujuannya? Agar semakin banyak orang yang penasaran dan mengetahui, “Apa itu enaknya jadi reseller Anda dan bagaimana caranya sukses bersama Anda?”.

9. Adakan Acara Ramah Tamah Atau Kopdar

Cara mengajak orang menjadi reseller setia adalah menciptakan pertemuan berkesan atau ramah tamah dengan reseller lainnya.

Apa yang Anda lakukan ketika membuat kegiatan reseller seperti itu?

  • Ajak mereka makan-makan.
  • Undang mentor untuk menyemangati mereka.
  • Buat spanduk acara, lalu ajak foto bareng.
  • Kemas acara semenarik mungkin.
  • Minta mereka untuk posting acara itu di medsos.

Apa tujuannya? Contoh :

  • Agar solidaritas sesama reseller selalu terjaga.
  • Tumbuh rasa kebersamaan dan kekeluargaan.
  • Semakin banyak orang percaya bahwa usaha Anda meyakinkan.
  • Menarik minat orang lain untuk bergabung dengan bisnis Anda.

10. Buka Peluang untuk Mengajak Orang Menjadi Dropshipper

Terakhir, cobalah ajak reseller Anda untuk mengajak orang lain menjadi dropshipper mereka. Ini akan bagus untuk semakin memperluas jaringan usaha Anda.

Agar mereka berhasil menjadi dropshipper, jangan lupa untuk membimbing tentang bagaimana caranya mencari dan mengelola dropshipper.

Bayangkan jika Anda punya 1.000 reseller dan masing-masing memiliki 500 dropshipper. Wuih, nggak kebayang segernya!!

Simpulan

Cara mengajak orang jadi reseller atau menjadi tim penjualan memerlukan kesiapan yang matang. Prinsip utamanya, Anda harus siap membimbing dan mempersiapkan teknisnya akan seperti apa. Jika reseller solid, Anda akan menemukan kenikmatan dalam berbisnis.

Pada materi berikutnya, kita akan belajar tentang konsep dasar periklanan di Facebook Ads yang wajib diketahui orang awam. Tujuannya ketika Anda mengiklankan nantinya, sudah tidak kaget lagi! Silahkan pilih “Baca Materi Selanjutnya” berikut ini :

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *