Cara Melayani Customer dengan Baik dan Benar Agar Setia dengan Anda

Cara Melayani Customer dengan Baik dan Benar Agar Setia dengan Anda

Posted on

KontenBisnis.com Cara melayani customer dengan baik dan benar, merupakan bagian penting agar mereka tetap setia berbelanja di toko Anda. Berikut cara melayani customer dengan baik dan benar :

1. Pelayanan Sampai Kendaraan

Kami pernah menyaksikan seorang karyawan bagian packing yang kemudian mengantar belanjaan pelanggan hingga ke dalam kendaraan.

Rupanya, ini adalah pelayanan yang cukup spesial.

Khusus pelanggan perempuan, akan sangat terbantu dengan pelayanan terpuji semacam ini.

Apalagi jika barang bawaannya berat, maka hal ini akan sangat meringankan.

Bahkan, berdasarkan pengamatan kami, ada pelanggan yang sempat memberi uang tip kepada karyawan bersangkutan karena saking terima kasihnya.

Ini adalah kesempatan bagus untuk Anda mencontoh.

Mengingat ini adalah pelayanan yang cukup spesial, maka Anda dapat mempersiapkan seorang karyawan untuk menangani hal ini.

Tentunya jika ada sumber daya yang memenuhi. Jika belum, dapat dijadikan rencana mendatang.

2. Tampilkan Personal Grooming yang Menarik

Mungkin Anda baru pertama mendengar istilah ini ya? Tidak apa-apa berikut akan kami jelaskan.

Grooming berasal dari kata groom yang menurut Kamus Bahasa Inggris artinya mengurus, merawat, rapi atau pelihara.

Secara harfiah, grooming artinya penampilan diri.

Ini juga merupakan upaya untuk menentukan cara melayani customer dengan baik dan benar.

Penampilan diri (grooming), sangat penting dilakukan, khususnya untuk karyawan Anda.

Seorang karyawan wajib menjaga penampilannya dari ujung rambut sampai dengan ujung kaki.

Karyawannya saja harus menjaga penampilan, apalagi Anda sebagai bos.

Jadi jangan sampai karyawan Anda kece badai malah bosnya berpenampilan kere horai.

Tujuan grooming tentu saja untuk memberikan kesan yang baik dari pelanggan.

“Dalam pelayanan, penampilan karyawan yang baik akan menjadi daya tarik tersendiri.”

Grooming bisa dimulai dari :

  • Menjaga kebersihan tubuh.
  • Berpakaian atau berpenampilan.

Bagi toko yang lebih besar, grooming masuk dalam standar pelayanan prima kepada pelanggan.

Ada aturan khusus yang mengharuskan karyawan mematuhi standar grooming yang telah ditentukan.

Dalam beberapa kondisi, grooming yang buruk akan berpotensi membuat pelanggan kurang nyaman.

Misalnya jika ada karyawan yang bau badan, ini akan menganggu kenyamanan pelanggan.

Atau ada karyawan yang menggunakan celana panjang dengan model aneh hingga (maaf) celana dalamnya kelihatan dari belakang. 

Ini juga akan merusak pandangan bagi pelanggan. (mending bagus).

Grooming juga dapat dilakukan dengan cara mengenakan seragam bagi karyawan.

Dengan begini, semua karyawan Anda tampak serasi dan enak dipandang.

Anda sudah membuatkan seragam bagi karyawan atau belum?

Jika belum, cobalah lakukan. Dengan berseragam, akan menghindari standar pakaian tidak pantas yang mungkin dipakai karyawan.

Seragam bagi karyawan juga menunjukkan citra toko Anda yang lebih keren.

Jika hanya atasannya yang seragam, maka tentukan pula standar pakaian bawahan yang pas.

Jadi, tidak terlalu aneh antara karyawan satu dengan yang lainnya.

Setelah penampilan diri baik, maka harus didukung pula dengan tutur kata yang sopan santun dan mengesankan.

Untuk bagian ini, akan secara khusus kami bahas dalam materi :

Kiat Sukses Usaha Dagang dengan Trik Attitude yang Luar Biasa

3. Buat Akses Dalam Toko yang Nyaman dan Lebih Lega

Pelanggan akan merasa senang jika dapat melihat-lihat atau memilih-milih produk dengan nyaman tanpa berdesak-desakan.

Jika sedang dalam kondisi ramai, misalnya jelang hari raya, mungkin bisa dimaklumi.

Namun jika di hari-hari biasa tetap seperti itu, dikhawatirkan lama-lama akan menjadi masalah.

Apalagi, pengunjung berjenis kelamin perempuan yang terkadang sensitif.

Mereka akan menampakkan reaksi negatif ketika ada pengunjung laki-laki yang menyenggol, walaupun secara tidak sengaja.

Untuk menghindari hal ini, cobalah melakukan cara melayani customer dengan baik dan benar dengan :

  • Mengupayakan agar toko Anda memiliki space (kelonggaran) yang mencukupi.
  • Paling tidak, jika ada dua orang berpapasan, tidak berdesakan atau senggolan.

Jika luas toko terbilang pas-pasan, mungkin Anda akan mengalami kendala. Tapi coba akali dengan memadatkan pemajangan produk (display).

Triknya adalah :

  • Anda jangan memajang lebih banyak produk dengan merk sama.
  • Tapi pajang beberapa yang mewakili stok lainnya.
  • Sisanya, simpan di gudang atau di rak bagian atas yang tinggi.

Dengan menempuh cara ini, produk-produk yang dipajang tidak terlalu banyak, tapi sudah mewakili stok sebagian lainnya yang disimpan.

Artinya, Anda bisa mengupayakan kelonggaran yang membuat pelanggan semakin nyaman di toko Anda.

4. Berikan Ruang Tunggu yang Nyaman

Tidak semua pelanggan datang sendiri tanpa orang lain.

Kadang, ada pelanggan datang bersama orang lain tapi tidak bekepentingan untuk berbelanja.

Jangan sampai, patner si pelanggan ini terlantar karena tidak ada ruang tunggu, atau minimal tidak ada tempat berteduh yang lumayan nyaman.

Solusi untuk menyikapi hal ini :

  • Pertama, jika toko Anda lumayan luas, silahkan sediakan ruang tunggu di dalam toko.
  • Tempatkan di sudut tertentu dan sebisa mungkin agak jauh dari hiruk-pikuk pengunjung lainnya.
  • Kedua, jika sempit, Anda bisa menyediakan beberapa bangku di tempat yang teduh. Bisa di dalam atau di luar ruangan.
  • Silahkan sesuaikan dengan potensi ruangan yang ada.

“Dengan menyediakan ruang tunggu, maka akan memberikan kenyamanan bagi orang-orang yang datang bersama pelanggan.”

Mereka akan senang jika di kemudian hari mengantar atau bersama lagi untuk mengunjungi toko Anda.

5. Bebaskan Customer dari Rasa Tuduhan

Perilaku karyawan yang terlalu kentara dalam mengawasi pelanggan yang sedang berbelanja mengakibatkan pelanggan merasa risih.

Ini sebisa mungkin dihindari.

Mungkin niatnya sekadar melayani, atau memberikan informasi seputar produk yang sedang dilihat-lihat.

Tapi  jika selalu membuntuti, akan berkesan menyebalkan.

Waspada tentu boleh, tapi dengan cara seperti ini, justru berkesan buruk sangka.

Akan lebih baik jika Anda memasang kamera CCTV daripada dengan metode pengawasan seperti ini.

Cara Melayani Customer dengan Baik dan Benar Agar Setia dengan Anda

Banyak toko yang menerapkan standar pengawasan dengan cara :

  • Karyawan mendekati pelanggan
  • Lalu berpura-pura menata barang.

Ini niatnya semacam trik halus dalam mengawasi.

Maksudnya si mungkin baik. Tapi jika terus-terusan dibuntuti, pelanggan akan merasa bahwa ia memang sedang diawasi karena khawatir akan mencuri.

Kami khawatir jiwa pengawasan model seperti ini :

  • Tidak lebih baik dalam menjaga keutuhan produk Anda.
  • Justru sebaliknya, akan menjauhkan pelanggan untuk berbelanja di toko Anda.
  • Produknya si memang utuh, tapi pelanggannya, lama-lama pada lari

Bagaimana itu? Lebih untung yang mana atau rugi yang mana?

Pertimbangkan baik-baik jika ingin menerapkan cara melayani customer dengan baik dan benar dengan membuntuti.

6. Sediakan Fasilitas Parkir yang Memadai

Kali ini kita ngomongin parkir nih. Biar bagaimanapun, urusan parkir masuk dalam jajaran unsur kenyamanan berbelanja.

Betul tidak?

Nah, untuk menghadirkan fasilitas parkir idaman dan menjadi alasan datangnya pelanggan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

Pertama, Space yang Cukup

Upayakan tempat parkir tidak begitu sempit, atau kalaupun sempit dan tidak mungkin dikembangkan, maka harus ada petugas yang menangani.

Tempat parkir yang terlalu sempit menimbulkan kesan was-was bagi pelanggan.

Mereka yang sedang berbelanja, akan merasa kurang nyaman jika parkirannya sempit dan berantakan.

Rasa was-was itu terkait dengan kendaraan yang takut hilang, rusak, lecet, atau barang-barang yang berada di dalam kendaraan menjadi sasaran orang jahat.

Kalau sudah begitu, pelanggan tidak memiliki kebebasan ketika berbelanja.

Artinya, dikhawatirkan penjualan akan terhambat untuk dapat ditingkatkan.

Kedua, Petugas Parkir yang Sigap

Sigap yang dimaksud adalah siap siaga. Mulai dari :

  • Menata kendaraan dengan rapih.
  • Menjaga keutuhan kendaraan.
  • Membantu mengambilkan kendaraan roda dua ketika pulang.
  • Membantu menyeberangkan.

Ini penting sekali, dan Anda pun mungkin sering kesal jika mengalami hal ini.

Ketika petugas parkir hanya menerima uang saja tanpa ada tanggungjawab, maka akan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Ini dikhawatirkan akan membuat pelanggan malas datang, atau datang dengan rasa kesal.

Ketiga, Petugas Parkir yang Peduli

Kepedulian yang dimaksud adalah mampu memberi nilai lebih dibanding petugas parkir pada umumnya.

Kalau bisa dilakukan, maka akan bagus sekali.

Contoh untuk kendaraan roda dua, misalnya :

  • Menguncikan helm agar tidak jatuh.
  • Mengangkat jaket ke tempat yang teduh ketika hendak hujan.
  • Menyediakan payung.
  • Mengelap jok motor ketika basah dengan kain kanebo.
  • Menutup permukaan jok agar tidak kena panas matahari.

Cara melayani customer dengan baik dan benar semacam ini akan membuat pelanggan semakin betah dan nyaman ketika berkunjung ke toko Anda.

“Jika Anda menyediakan petugas parkir, mohon komunikasikan dengan dirinya agar mampu memberikan pelayanan yang baik.”

7. Manjakan Customer dengan Kebersihan Toko

Kebersihan Lantai

Kebersihan lantai memang faktor yang mudah sekali terlihat. Pelanggan akan risih jika lantainya kotor, ini pasti.

Dan lagi, ini berhubungan dengan image usaha Anda, lho.

Oleh karena itu, silahkan mengupayakan agar hal ini dapat senantiasa terjamin. Jika Anda punya karyawan, berikan tugas agar lantai terlihat selalu bersih.

Sebisa mungkin jangan hanya dilakukan ketika sebelum jam buka atau setelah tutup toko.

Tapi lakukan ketika ada waktu luang, misalnya ketika sedang tak begitu ramai.

Mari, tugaskan karyawan Anda untuk menyapu atau mengepel lantai secara cepat. Dan untuk mendukung ini, siapkan tempat sampah yang cukup.

Bebas Aroma Tikus

Berikutnya adalah terbebas dari aroma tikus. Aromanya saja tidak boleh, apalagi sampai tikus-tikusnya ikutan nyelonong di hadapan pelanggan. Itu buruk sekali.

Tikus selalu identik dengan kotor dan penyakit. Pelanggan akan merasa khawatir jika produk yang dibelinya sudah dihinggapi tikus.

Apalagi, jika produk Anda makanan. Wah, ngeri itu!

Jadi, silahkan upayakan pembasmian tikus secara berkala misalnya dengan :

  • Menutup celah-celah yang memungkinkan tikus masuk.
  • Menggunakan perangkap tikus atau pengusir tikus ultrasonik.
  • Menjaga kebersihan lebih detail.
  • Pastikan pula tidak ada tikus yang berkembang biak.

Pada umumnya, tikus itu akan datang ke tempat yang kotor.

Jika semua bagian toko Anda selalu bersih, kemungkinan kecil tikus masuk. 

Lebih baik lakukan pencegahan dengan selalu menjaga kebersihan.

Tersedia Toilet

Toilet merupakan sarana yang sangat bermanfaat, apalagi, jika pelanggan berasal dari lokasi yang relatif jauh. Tapi kalau rata-rata pelanggan dekat, mungkin tidak perlu.

Tersedianya toilet akan menjadi magnet tersendiri. Dengan menyediakan toilet, Anda telah berupaya memberikan tingkat kenyamanan lebih dibanding lainnya.

Yang jelas tolilet sangat berguna karena :

  • Pelanggan dewasa yang dijalan kebelet, akan memilih toko Anda.
  • Anak-anak cenderung rewel jika hendak ke belakang.

Faktor yang juga mendukung fungsi tolilet adalah kebersihan dan informatif.

Kebersihan sudah pasti, upayakan senantiasa bersih dan kalau bisa wangi. Semakin bersih semakin baik, semakin wangi semakin istimewa.

Sedangkan informatif, upayakan pelanggan yang datang tahu bahwa di toko Anda menyediakan toilet.

Bagaimana mungkin akan menggunakan, jika tidak tahu. Makanya, silahkan buat tulisan yang menginformasikan bahwa ada fasilitas ini.

Akses Air di Luar Toko

Ketika musim hujan datang, banyak pelanggan yang kebingungan mencari sumber air untuk cuci kaki sebelum akhirnya masuk toko.

Niat mereka baik, tidak ingin mengotori lantai toko Anda.

Kalau niatnya baik, mengapa tidak Anda sediakan kran air di luar toko, misal di sekitar parkiran?

Selain menyenangkan pelanggan, juga membantu menjaga kebersihan toko Anda, kan?

Untuk menghindari penggunaan air secara berlebihan oleh pihak luar, silahkan matikan pada jam-jam yang sudah tidak diperlukan.

8. Tampilkan Produk yang Selalu Bersih dan Enak Dipandang

Bagi toko yang tidak menggunakan air conditioner (AC), akan riskan masuknya debu yang akhirnya mengotori produk.

Mungkin itu produk baru, tapi jika tampak kotor, asumsi pelanggan menjadi berbeda.

Pelanggan akan menduga bahwa :

  • Itu produk lama atau produk yang tidak layak jual karena bentuknya kotor.
  • Mereka ragu dan tak mau membeli produk tersebut.

Maka untuk menjamin kebersihan produk, Anda bisa melakukan pembersihan secara manual.

Misalnya mengelap menggunakan kain halus atau komoceng pada jam-jam sebelum buka toko.

Dengan selalu bersih, produk Anda tetap memiliki nilai yang baik. Artinya produk itu tidak dianggap meragukan karena bentuknya tidak kotor.

Apalagi jika produk fashion, ada kotor sedikit saja, pelanggan tidak akan tertarik.

Dalam hal ini, Anda mengetahui cara melayani customer dengan baik dan benar untuk menjaga agar selalu bersih.

9. Rubah Pelayanan Menjadi Konsep Swalayan

Seiring perkembangan zaman, akan semakin banyak orang-orang yang :

  • Punya ekspektasi lebih.
  • Tak sekadar ingin belanja murah.
  • Butuh sesuatu yang berbeda.

Coba saja, lihatlah perkembangan toko swalayan yang kini tumbuh bak jamur di musim jamur.

Katanya si, ada yang bilang lebih mahal, tapi mengapa disukai oleh masyarakat.

Sampai-sampai, ada pedagang warungan yang kesal. Katanya kalau hutang di warung, giliran belanja malah ke minimarket.

Begitu keluh kesahnya. Kok bisa seperti itu ya?

Tentu saja, ini ada karena munculnya pergeseran gaya hidup.

“Dulu orang mengejar murah untuk alasan hemat. Sekarang, orang rela mengejar mahal demi alasan gengsi dan gaya hidup.”

Betul begitu? Anda setuju nggak?

Intinya adalah, sebagai seorang pengusaha, setidaknya Anda harus bersiap menghadapi tantangan apapun.

Termasuk, tantangan masa depan yang memungkinkan hadirnya hal-hal baru yang lebih segar.

Oleh karena itu, jika ingin mengembangkan cara melayani customer dengan baik dan benar, maka rubah konsep pelayanan toko Anda menjadi swalayan.

Banyak kok, toko-toko pribadi juga sedang ramai menggunakan konsep itu.

Konsep swalayan yang nantinya Anda buat, bisa mampu bersaing dengan minimarket terkenal.

Apalagi, jika Anda mampu menciptakan konsep baru yang jauh lebih segar.

Mengapa demikian?

Karena perkembangan itu sifatnya dinamis dan tidak dapat diduga. 

Akan seperti apa nantinya, kami tidak bisa memprediksi sekarang. Selain juga karena kami bukanlah paranormal atau ahli terawangan.

Di sini, kami hanya akan membahas bagaimana caranya agar usaha Anda yang sekarang bisa bertahan sekalipun datang berbagai hal baru.

Minimal, bertahan dulu dan punya pelanggan yang fanatik, itu saja sudah cukup bagus.

Jika pada akhirnya nanti Anda akan menggunakan konsep swalayan dan berpikir suatu kreativitas atau inovasi tertentu, ini malah jauh lebih bagus.

Anda juga bisa membuat toko swalayan sendiri dengan memanfaakan apa yang ada dan biaya yang terjangkau.

Tidak percaya? Silahkan simak bagaimana caranya melalui artikel penting berikut ini :

Cara Membuat Minimarket Mandiri, Sederhana Tapi Laris Manis

10. Gunakan Aplikasi Kasir untuk Mempercepat Transaksi

Siapa yang tidak merasa bosan jika harus menunggu petugas kasir yang terlalu lama ketika menghitung belanjaan customer?

Ada dua hal yang membuat customer harus mengantre :

  • Kasir menghitung dengan kalkulator.
  • Lalu, mencatat pada nota dengan bolpen.
Cara Melayani Customer dengan Baik dan Benar Agar Setia dengan Anda

Beda cerita jika Anda menggunakan aplikasi kasir EQioZMart, maka :

  • Barang  belanjaan discan menggunakan barcode scanner.
  • Nota tercetak dan keluar secara otomatis.

Jika Anda penasaran dan ingin menggunakan aplikasi kasir EQioZMart, silahkan klik gambar berikut ini :

Cara Melayani Customer dengan Baik dan Benar Agar Setia dengan Anda

Simpulan

Cara melayani customer dengan baik dan benar adalah upaya paling masuk akal agar customer tetap setia dan terus berbelanja di toko Anda. Jika mampu menerapkannya secara konsisten, toko Anda akan mampu memberikan kesan yang menyenangkan.

Amal yang tidak pernah putus adalah membagikan ilmu yang bermanfaat. Silahkan bagikan artikel ini dengan cara klik salah satu tombol medsos di bawah tulisan Share this berikut. Sukses selalu, ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *