Cara Jitu Meningkatkan Omset Penjualan dengan Melakukan Inovasi Cerdas2

Cara Jitu Meningkatkan Omset Penjualan dengan Melakukan Inovasi Cerdas

Posted on

KontenBisnis.com – Cara jitu meningkatkan omset penjualan dapat dilakukan dengan membuat inovasi usaha yang lebih kreatif. Dengan cara ini, usaha Anda akan memiliki faktor pembeda yang menyedot lebih banyak pelanggan. Bagaimana caranya?

Bagaimana Cara Jitu Meningkatkan Omset Penjualan?

Berikut adalah cara jitu meningkatkan omset penjualan yang harus Anda ketahui :

1. Gunakan Prinsip Inovasi untuk Meningkatkan Penjualan

Inovasi artinya pembaruan. Ketika Anda melakukan inovasi, berarti Anda akan melakukan pembaruan di toko, warung atau usaha lainnya.

Mungkin, Anda pernah mendengar kalimat seperti ini :

“Usaha yang ingin terus berkembang, harus selalu melakukan inovasi.”

Maksud pembaruan di sini, adalah melakukan sesuatu agar usaha Anda bisa diterima oleh masyarakat yang terus berkembang.

Ini karena disadari atau tidak, kebutuhan dan selera masyarakat kita, setiap hari selalu mengalami perubahan.

Misalnya :

  • Dulu orang mengejar murah demi alasan hemat, sekarang orang rela mengejar mahal demi alasan gengsi.
  • Sebelumnya, orang betah berlama-lama mengantre, sekarang, orang menginginkan sesuatu yang jauh lebih cepat dan praktis.

Dari kedua contoh itu, mengambarkan bahwa sebenarnya, orang menginginkan perubahan dari sesuatu yang lama (itu-itu saja), menjadi sesuatu yang baru (segar, kekinian).

Itu hanyalah contoh yang sederhana.

Kabar baiknya, jika pelaku usaha seperti Anda mampu melakukan inovasi maka akan menjadi cara jitu meningkatkan omset penjualan.

Dengan kata lain, usaha Anda akan terus eksis dan diburu pembeli.

Mengapa? Karena ketika orang-orang menginginkan sesuatu, Anda mampu mengabulkannya.

Ada dua prinsip (pedoman) yang harus Anda penuhi ketika nantinya melakukan inovasi dalam bentuk apapun :

  • Pertama, mampu menjawab keinginan pembeli.
  • Kedua, punya dampak positif bagi kemajuan usaha Anda.

Kedua prinsip tersebut harus sejalan satu sama lain.

Jadi, selain keinginan pembeli terpenuhi, secara pribadi, usaha Anda juga memungkinkan untuk ditingkatkan, khususnya omset penjualan.

2. Mulailah dengan Melakukan Inovasi Layanan untuk Segera Meningkatkan Penjualan

Inovasi layanan berhubungan dengan bagaimana Anda melayani pembeli.

Pertanyaan yang harus Anda tanyakan (pada diri sendiri) sebelum melakukan inovasi layanan :

“Bagaimana cara-cara baru agar saya dapat melayani pembeli dan mereka merasa senang?

Kalau sudah seperti itu, Anda harus mengetahui hal-hal apa yang membuat pembeli senang, misalnya :

  • Kecepatan
  • Kemudahan

Kecepatan : Adalah mengupayakan agar pembeli dapat dengan cepat mendapatkan barang-barang yang ia butuhkan.

Contoh inovasi yang mengutamakan aspek kecepatan :

  • Pelayanan mandiri (swalayan).
  • Penggunaan barcode scanner untuk menginput produk.
  • Mengantar produk hingga tujuan (delivery order).

Kemudahan : Adalah menempatkan barang dengan rapih dan terencana agar pembeli dapat dengan mudah menemukan produk yang dicari.

Contoh inovasi yang mengutamakan kemudahan :

  • Mengelola tampilan produk (display) yang rapih dan mudah dilihat.
  • Mengelompokkan kategori produk dalam rak-rak yang terpisah.

Itu sebenarnya sederhana. Tapi jika saat ini Anda belum melakukan dan suatu saat nanti akan melakukan, berarti Anda akan melakukan inovasi.

Coba cek kembali, apakah penempatan produk di toko Anda masih berantakan? Jika masih, maka wajar jika omset penjualan tidak meningkat.

Kalau ingin menata produk yang benar-benar rapih dan mampu meningkatkan omset, coba gunakan cara rahasia ini :

Cara Display Barang yang Baik dan Benar Agar Toko dan Minimrket Laris Manis

3. Lakukan Inovasi Produk Sebagai Cara Jitu Meningkatkan Omset Penjualan

Inovasi produk tidak selalu menciptakan produk baru, apalagi jika Anda pemilik toko kelontong.

Tapi, jika Anda pemilik usaha kuliner atau pakaian, menciptakan produk baru dapat dilakukan dengan membuat konsep yang unik atau berbeda.

Khusus untuk Anda pemilik toko kelontong, ide inovasi produk dapat dilakukan dengan cara :

  • Selalu menghadirkan produk yang sedang tren.
  • Melengkapi dengan produk pendukung lainnya

Menghadirkan produk yang sedang tren : Adalah menjual produk yang sedang banyak dicari, tapi secara umum tidak dijual di toko atau warung lainnya.

Misalnya :

  • Anak-anak sedang suka spiner, Anda menyediakan.
  • Jelang 17-an, Anda menyediakan lampu tumblr
  • Snack atau makanan ringan yang biasanya hanya ada di supermarket

Dan masih banyak lagi…

Melengkapi dengan produk pendukung : Adalah menyediakan atau melengkapi toko Anda dengan produk-produk tertentu yang sebenarnya selalu dibutuhkan pembeli.

Misalnya :

  • Pulsa dan paket data
  • Tiket kereta, pesawat atau yang lainnya
  • Pembayaran listrik, PDAM atau BPJS

Dengan menyediakan produk inovatif semacam ini, pembeli tidak perlu kerepotan untuk mencari di toko lain atau kios khusus.

Kalau toko Anda menyediakan, bahkan bisa dilakukan sekalian belanja.

Nah, hal semacam ini juga merupakan cara jitu meningkatkan omset penjualan.

4. Mulai Lakukan Inovasi Marketing dengan Konsep Toko Modern

Karena inovasi adalah menjawab kebutuhan masyarakat modern, jika Anda membuat konsep toko modern, maka akan sangat tepat.

Salah satu konsep toko modern yang sedang populer, adalah toko swalayan.

Mengapa toko swalayan merupakan konsep yang inovatif :

  • Bentuknya (wujud tokonya), memang disukai orang modern.
  • Teknik marketing (pemasaran) bisa dikembangkan dengan cara-cara modern.
  • Pelayanan toko bisa dilakukan dengan cepat, ini mewakili kebutuhan orang modern.

Sebelum Anda terlanjur memutuskan untuk membuat toko modern, ada hal kecil yang sering dilupakan, yaitu

  • Penamaan (nama) toko.
  • Logo toko.

Penamaan (nama) toko, seringkali luput dari pengamatan. Padahal, jika ingin menawarkan sesuatu yang modern, memberi nama dengan sentuhan modern juga sangat diperlukan.

Contoh nama toko yang terkesan jaman dulu (jadul) :

  • Maju Jaya
  • Berkah Usaha
  • Toko Pojok
  • Sejahtera
  • Toko Tanjakan

Dan sejenisnya….

Tidak ada yang salah dengan nama-nama di atas. Kami yakin, ada maksud atau doa tertentu di dalamnya.

Tapi, jika Anda akan memberikan sentuhan modern, cobalah untuk menggunakan nama-nama yang mewakili jiwa orang modern.

Contohnya :

  • Fastmart
  • Happymart
  • Ceriamart

Dan sebagainya.

Usahakan, simpel, mudah diingat dan relevan dengan gaya hidup orang modern.

Logo Toko, merupakan bagian penting yang akan memberikan kesan berkarakter, mewah dan elegan. Setelah nama yang bagus, logonya juga harus bagus.

Saran kami, jika Anda akan serius membuat konsep toko modern, cobalah untuk tidak membuat logo sendiri. Apalagi, jika Anda tidak menguasai ilmunya.

Akan lebih baik, Anda memesan logo kepada grafik desainer profesional yang sudah memahami tentang logo.

Karena dalam logo, akan ada unsur :

  • Warna
  • Bentuk
  • Filosofi

Khusus untuk warna, nantinya akan Anda gunakan untuk memberikan sentuhan pada aspek tampilan toko. Misalnya :

  • Warna utama desain interior
  • Warna pakaian karyawan
  • Properti lainnya

Coba Anda ingat-ingat warna pada toko swalayan terkenal Indomaret :

  • Indomaret menggunakan warna dasar merah, biru dan kuning.
  • Sentuhan interior toko memasukkan unsur warna tersebut.
  • Pakaian karyawan juga menggunakan 3 warna tersebut.
  • Desain grafis yang ada, menggunakan unsur warna tersebut.

Mengapa ini penting?

Kalau ingin profesional, memang harus detail. Ini yang akhirnya menciptakan kesan tersendiri bagi pembeli Anda.

Jika Anda tertarik untuk membuat minimarket sederhana dengan biaya minimal, coba simak artikel berikut :

Cara Membuat Minimarket Mandiri, Sederhana Tapi Laris Manis

Cara Jitu Meningkatkan Omset Penjualan dengan Melakukan Inovasi Cerdas

5. Lakukan Marketing dari Mulut ke Mulut Sebagai Cara Jitu untuk Meningkatkan Omset Penjualan

Ada suatu quotes (kutipan), yang menurut kami sangat menggairahkan. Bunyinya begini :

“Marketing terbaik adalah pelanggan yang puas dengan pelayanan Anda dan menceritakannya kepada orang lain”

Apa artinya?

Jika Anda mampu memuaskan pembeli, maka secara alamiah, mereka akan menceritakan kepuasan itu kepada orang lain.

Akibat dari cerita baik yang berkembang luas inilah, pengunjung toko Anda semakin banyak.

Oleh karena itu, salah satu inovasi marketing yang dapat Anda lakukan adalah memberikan nilai lebih yang memancing mereka untuk bercerita kepada orang-orang di sekelilinya.

Namun demikian, karena yang akan kita kejar adalah “kepuasan” pelanggan, maka akan sangat luas sekali jangkauannya.

“Yang membuat puas itu yang seperti apa? Kan pastinya ada banyak faktor, kan?”

Betul, akan sangat banyak sekali, dan susah dicari mana yang paling efektif untuk menjamin memuaskan pelanggan.

Tapi, diantara banyak faktor, kami mengusulkan 3 hal :

  • Menyapa dan tahu namanya
  • Menyapa anaknya (jika bawa anak)
  • Memberikan hadiah (pada momen tertentu)

Kalau dirangkum, ketiga contoh tersebut merupakan upaya untuk menjalin hubungan baik. Bener nggak, si?

Maka, jika sampai sekarang Anda belum melakukan inovasi jenis ini, segera rencanakan.

Satu contoh kecil, ada beberapa toko yang sangat ramah dengan anak. Mereka ada yang sengaja memberikan permen, coklat atau susu kotak untuk pembeli yang membawa anak.

Mungkin tampak aneh, tapi diam-diam, ini adalah inovasi dalam bidang marketing.

6. Buat Titik Kerumunan, Ini Trik Cerdas Meningkatkan Penjualan

Saat ini, internet di negara kita masih tergolong mahal.

Jadi tidak heran jika ada koneksi internet gratis, akan banyak yang menyukainya, lebih-lebih anak muda yang senang ngumpul.

Di sisi lain, kampanye terhadap produk lokal, seperti kopi misalnya, juga memberikan dampak yang sangat bagus.

Cara Jitu Meningkatkan Omset Penjualan dengan Melakukan Inovasi Cerdas

Makanya tidak heran jika kedua hal ini digabungkan, akan menjadi titik kerumunan yang mendukung keberhasilan pelaku UMKM seperti Anda.

Hal semacam ini sudah dibaca oleh pemain besar seperti Indomaret atau Alfmart.

Dengan menyediakan tempat duduk dan ngopi-ngopi, mereka berharap akan menemukan cara jitu meningkatkan penjualan yang paling cocok.

Kami tidak menyarankan agar Anda mencotek sama persis.

Tapi intinya, cobalah mengembangkan inovasi lebih kreatif dengan cara membuat titik kerumuman.

Bentuknya akan seperti apa, terserah Anda. Karena beda wilayah, akan beda kultur atau kebiasaan.

Untuk itu, cobalah :

  • Gali kebutuhan atau kesukaan masyarakat sekitar.
  • Rencanakan titik kerumuman yang cocok.
  • Kembangkan untuk menjual produk Anda.

Simpulan

Cara jitu meningkatkan omset penjualan seperti di atas,hanya merupakan ide inovasi secara garis besar saja. Dengan memahami konsepnya dasarnya, harapan kami Anda dapat mengembangkannya sendiri. Tentunya, disesuaikan dengan kondisi lingkungan Anda masing-masing.

Pada materi berikutnya, kita akan belajar tentang teknik atittude, sebuah strategi ampuh agar pelanggan betah dan malas berpindah ke toko lain. Silahkan pilih “Baca Materi Selanjutnya” berikut ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *