Panduan Lengkap Cara Berjualan Online di Instagram untuk Orang Awam

Panduan Lengkap Cara Berjualan Online di Instagram Bagi Pemula

Posted on

KontenBisnis.comCara berjualan online di Instagram bagi pemula berikut ini ditujukan kepada Anda yang benar-benar awam. Jika Anda menyimak dengan teliti, cara jualan online di Instagram pada materi ini, disajikan dalam beberapa bagian. Pastikan Anda menyimak semuanya!

Cara Berjualan Online di Instagram untuk Pemula (Orang Awam)

Berikut adalah cara berjualan online di Instagram bagi pemula atau orang awam :

  • Melengkapi Profil yang Profesional
  • Membuat Foto Produk yang Luar Biasa
  • Mengetahui Cara Posting Foto
  • Memperbanyak Follower Tertarget
  • Memperbanyak Jumlah Pembeli

Supaya Anda mendapatkan pengalaman yang benar-benar berharga, saran kami, simak materi berikut dengan detail!

1. Melengkapi Profil yang Profesional

Profil adalah apa-apa yang tampak dari luar. Ibarat toko di pinggir jalan, orang yang lewat akan percaya bahwa ini beneran toko, karena :

  • Ada papan namanya
  • Alamatnya jelas
  • Gedungnya bagus
  • Ada informasi yang dipercaya

Di Instagram pun juga demikian. Anda harus melengkapi profil usaha Anda selengkap mungkin.

Prinsipnya, semakin lengkap, orang tidak akan ragu dan lebih mudah untuk membeli kepada Anda.

Memang terkesan sepele, tapi profil adalah bagian sangat penting agar cara jualan online di Instagram yang Anda lakukan agar berhasil.

Untuk melengkapi profil yang profesional, mulailah dengan :

1.1 Merencanakan Nama Akun Terbaik untuk Berjualan Online di Instagram

Di Instagram, nama akun biasanya dibuat dalam tiga jenis :

  • Pertama, menyebut nama brand atau merk.
  • Kedua, mewakili jenis produk yang dijual.
  • Ketiga, memadukan keduanya.

Menyebut Brand atau Merk : Nama akun yang menyebut nama brand atau merk, dilakukan ketika :

  • Menjual produk yang sudah dikenal, dengan begitu, orang akan semakin percaya.
  • Merk belum terkenal, tapi ingin suatu ketika orang-orang mengenalnya.

Sebagai contoh :

  • @levis, nama akun untuk menjual produk merk Levis.
  • @wrangler, nama akun untuk menjual produk Wrangler.

Atau untuk merk baru yang ingin diperkenalkan, misalnya :

  • @modiza, nama akun untuk menjual produk Modiza.
  • @ameerah, nama akun untuk menjual produk Ameerah.

Mewakili Jenis Produk : Nama akun yang mewakili jenis produk, dilakukan dengan tujuan agar orang lebih mudah menyimpulkan produk apa yang Anda dijual.

Misalnya, ketika membuat nama @sepatuori, maka orang akan tahu bahwa akun tersebut menjual produk berupa sepatu ori.

Contoh lain, misalnya :

  • @jaketjeans.store
  • @jaket.jogja
  • @kerudungpolos

Memadukan Keduanya : Memadukan keduanya berarti menggabungkan antara nama merk dengan jenis produk.

Ini biasa dilakukan ketika Anda menjadi agen dari produk-produk yang sudah dikenal atau sedang diperkenalkan.

Misalnya :

  • @modiza_gamiseksklusif
  • @ladiesz.jaketcewek

Tips Merencanakan Nama Akun :

Setelah mengatehaui cara-cara di atas, sekarang Anda bebas memilih nama apa yang cocok untuk akun Instagram Anda. Triknya, apapun nama yang Anda pilih, sebisa mungkin mudah diingat dan mewakili produk Anda.

1.2 Membuat Akun Instagram Bisnis

Akun bisnis akan sangat bermanfaat ketika nantinya Anda ingin mendapatkan lebih banyak orderan dengan metode iklan berbayar.

Daripada harus bekerja dua kali, bukankah menentukan cara berjualan online di Instagram menggunakan akun bisnis lebih baik dilakukan di awal?

Untuk membuat akun Instagram Bisnis, ada syarat yang harus dipenuhi, diantaranya :

  • Sudah memilih nama akun yang cocok.
  • Sudah membuat Fanpage Facebook.
  • Membuat akun Instagram seperti biasa. (Bisa dong?)

Setelah ketiga tahap tersebut terselesaikan, lakukan langkah membuat Instagram Bisnis seperti ini :

Panduan-Lengkap-Cara-Berjualan-Online-di-Instagram-untuk-Orang-Awam
  • Masuk ke profil Instagram Anda
  • Tekan tanda tiga garis di sudut kanan atas
  • Lihat ke bawah, pilih Pengaturan
  • Pilih Akun
  • Pilih Beralih ke Akun Profesional
  • Pilih Bisnis
  • Lanjutkan hingga selesai
  • Pilih Halaman (Fanpage Facebook) yang sudah dibuat sebelumnya
  • Pilih Selanjutnya
  • Lengkapi dengan nomor telepon
  • Lengakapi Alamat Bisnis Anda dengan alamat, kota dan kode pos
  • Setelah selesai, tekan simpan

1.3 Melengkapi Profil yang Profesional

Profil akan tampak ketika seseorang membuka akun Anda. Semakin lengkap, tentu saja akan mempermudah orang untuk menghubungi atau melakukan transaksi dengan Anda.

Kolom profil yang harus diisi adalah :

  • Name
  • Username
  • Website
  • Bio

Name :

Untuk mengisi nama (name), Anda boleh menggunakan perpaduan antara nama brand (merk) dan jenis produk yang dijual (seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya).

Contoh :

Modiza | Gamis Eksklusif

Username :

Username ini unik. Jika sudah ada akun lain yang menggunakan, maka Instagram tidak mengizinkan Anda menggunakan username tersebut.

Oleh karena itu, pilih username yang secara jelas dapat menggambarkan merk atau produk Anda.

Jika ternyata tidak tersedia, Anda bisa mengakali dengan memberikan tanda titik di tengahnya, ataupun menggunakan underline (_).

Misalnya :

  • Username yang Anda inginkan modizagamis
  • Ternyata, username itu tidak tersedia
  • Anda bisa menggunakan modiza.gamis atau modiza_gamis

Website :

Khusus untuk mengisi kolom website, kami menyarankan agar Anda menggunakan Linktree.

Linktree akan sangat bermanfaat untuk menyisipkan banyak tombol menuju tautan (link) yang diinginkan.

Ketika linktree disentuh, nantinya bisa mengarah ke :

  • Kontak WhatsApp, Telegram atau kontak sosmed Anda yang lain.
  • Website Resmi atau Landing Page yang Anda miliki.
  • Akun marketpale untuk pembayaran dengan rekening bersama (rekber).

Asyik, kan?

Untuk itu, kami sudah mempersiapkan tutorial tentang Linktree. Silahkan langsung saja menuju TKP dengan klik link di bawah ini :

Baca Juga : Cara Membuat Banyak Link di Bio Instagram Dengan Linktree, Mudah, Cepat dan 100% Berhasil!

Bio

Nah, di kolom Bio inilah, Anda dapat memasukkan lebih banyak informasi atau hal-hal penting lainnya kepada calon pembeli.

Silahkan, Anda bisa mengisinya dengan :

  • Deskripsi Singkat Produk Anda
  • Info Promo Terbaru
  • Nomor Kontak Anda
  • Lokasi Anda
  • Jam Pelayanan
  • Info Pemesanan
  • Dan lain-lain

Jika Anda menginginkan contoh bio (untuk olshop) yang baik dan tampak profesional, silahkan simak materinya :

Baca Juga : Contoh Bio Instagram untuk Bisnis Olshop yang Sangat Menarik dan Cara Membuatnya

1.4 Menyempurnakan dengan Website

Untuk melengkapi kolom website pada profil Instagram Anda, kami menyarankan Anda memiliki website sendiri.

Nantinya, link website dapat Anda sisipkan pada Linktree yang sudah dibuat sebelumnya.

Ketika orang ingin tau profil usaha Anda, bisa langsung klik websitenya melalui Linktree.

Idealnya si, Anda punya website yang selalu diupdate. Nantinya bisa dioptimalkan dengan SEO.

Fungsinya, agar calon pembeli bisa berasal mana saja, termasuk dari Google ketika orang melakukan pencarian (browsing).

Tapi jika Anda belum siap dengan hal tersebut, kami menyediakan alternatif berupa :

  • Landing Page, merupakan website kecil (minisite) yang berisi halaman penawaran dan akan merangsang orang untuk membeli.
  • Link (tautan) menuju akun marketplace Anda (Shopee, Bukapalak, Tokopedia dan lain-lain)

Dengan kedua alternatif tersebut, orang akan percaya bahwa akun Instagram Anda memang profesional dan bukan akun abal-abal.

Intinya punya website akan mendukung cara jualan online di Instagram yang Anda lakukan semakin dipercaya calon pembeli.

2. Membuat Foto Produk yang Luar Biasa di Instagram

Percaya atau tidak percaya, 90% proses closing di Instagram dapat terjadi karena kekuatan gambar yang benar-benar menarik.

Apa artinya?

Semakin bagus gambar (foto) yang diposting, maka kemungkinan produk Anda akan dilirik calon pembeli akan semakin tinggi.

Nah, di sinilah, kami mewajibkan Anda untuk membuat foto produk yang benar-benar luar biasa.

Sekali lagi, please, buatlah foto produk yang benar-benar bagus.

Bagus itu yang seperti apa si?

“Kriteria foto yang bagus dalam Instagram yaitu ketika suatu foto mampu menimbulkan kesan yang menyenangkan dan membuat orang ingin memiliki produk tersebut.”

Masih terlalu luas? Seperti ini kurang lebihnya :

  • Pencahayaan ideal, tidak gelap atau buram.
  • Resolusi gambar mencukupi, tidak pecah-pecah (piring kali pecah).
  • Warna gambar sama persis dengan warna aslinya atau sangat mendekati.
  • Diambil dari berbagai sudut (angle) yang menarik.
  • Menimbulkan kesan indah, rapih atau menggoda.
  • Mewakili kualitas produk yang ditawarkan.
  • Punya sentuhan seni yang kreatif.

Untuk memberikan gambaran, coba bandingkan kedua foto ini. Mana yang lebih Anda sukai? Apa alasannya?

Tips Membuat Foto Produk yang Bagus :

Jika Anda kesulitan untuk menghasilkan foto produk yang benar-benar bagus, Anda bisa menggunakan jasa fotografer profesional yang biasa menangani proyek semacam ini. Akan butuh biaya memang, tapi imbang kok dengan hasilnya.

3. Mengetahui Cara Posting Foto untuk Berjualan Online di Instagram

Setelah Anda mengumpulkan koleksi foto produk yang benar-benar menarik, sekarang waktunya memosting foto untuk kali pertama.

Wuih, seru nih…

Anda 4 hal penting yang wajib Anda kuasai ketika memosting foto :

  • Ketahui Jumlah Foto Ideal
  • Deskripsikan dengan Caption yang Jelas
  • Berikan Hashtag yang Tepat
  • Tentukan Waktu Posting
  • Buat Komposisi Postingan

3.1 Ketahui Jumlah Foto Ideal :

Foto yang akan diposting kali pertama, sebaiknya berjumlah antara 100-150 foto.

Anda boleh merencanakan posting 150, 200 atau lebih. Tapi, usahakan jangan sampai kurang dari 100, ya?

Mengapa harus seperti itu?

  • Orang akan percaya bahwa Anda serius jualan, buktinya jumlah fotonya banyak.
  • Membuat orang betah atau berlama-lama (scrolling) untuk melihat koleksi produk Anda.
  • Proses closing akan semakin tinggi ketika banyak pilihan foto yang dilihat.

Tips Menentukan Jumlah Foto :

“Jika jumlah produk Anda tidak banyak, misalnya hanya 35 atau bahkan kurang, Anda bisa membuat foto lebih dari satu untuk masing-masing produknya. Caranya, ambil foto dari berbagai sudut, ganti lokasi atau background, atau menggunakan orang (model) yang berbeda-beda.”

3.2 Deskripsikan Produk dengan Caption

Mendeskripsikan berarti menjelaskan, termasuk harga, spesifikasi dan fitur apa saja yang dimiliki produk tersebut.

Fungsinya, agar si calon pembeli tidak bingung dan lebih cepat ketika ingin melakukan chat dengan Anda. Tinggal tanya poin-poin pentingnya saja.

Itu ditunjukkan dengan :

  • Harganya berapa.
  • Pilihan warna atau modelnya apa saja.
  • Ukurannya berapa.
  • Bahannya seperti apa.
  • Stoknya masih ada apa tidak.
  • Bagaima cara memesannya.

Sedangkan deskripsi produk, adalah tulisan yang ada di bawah postingan foto tersebut. Inilah yang sering disebut sebagai “caption”.

Ini adalah contoh caption yang jelas :

  • Davis Denim Girls Shirt
  • Harga : IDR 125.000, Free ongkir Jabodetabek
  • Warna : Blue, White, Maroon, Black
  • Ukuran/Size : Lingkar dada 96 cm, panjang 62 cm
  • Bahan : soft jeans, adem, nyerap keringat
  • Ready stok selama masih posting
  • Order : Cek bio ya kak.

Tips Menulis Deskripsi Produk (caption) :

“Menulis deskripsi produk dengan lengkap berarti menghindari calon pembeli terlalu banyak bertanya.  Dengan kata lain, pelayanan akan efektif dan Anda bisa fokus untuk memikat pembeli dengan teknik closing yang baik.”

3.3 Berikan Hastag yang Tepat :

Hashtag adalah tanda pagar (#) di depan suatu kata untuk memudahkan seseorang mencari tema tertentu di Instagram.

Dengan memberikan hashtag, ketika orang mengetikkan kata tertentu di kolom pencarian, maka Instagram akan menunjukkan akun mana yang menggunakan hashtag tersebut.

Untuk mempermudah memahami konsep hashtag, kami contohkan kasus seperti ini :

  • Si A ingin membeli jaket jeans di Instagram.
  • Ia mengetik “jaketjeans” di kolom pencarian.
  • Si A kemudian mengklik #jaketjeans yang muncul di sana.
  • Ia melihat beberapa gambar, lalu mengklik salah satunya.
  • Ternyata, gambar yang diklik diposting oleh akun @sevinneclothing.
  • Ia memilih model yang diinginkan, lalu memesan.

Nah, si A bisa menemukan akun @sevinneclothing karena akun tersebut menyisipkan hashtag #jaketjeans pada foto yang diposting.

Bayangkan jika akun @sevinneclothing tidak menyertakan hashtag tersebut, pasti si A tidak pernah menemukan akun tersebut dan membeli di sana.

Simpulannya, hashtag adalah sesuatu yang wajib dilakukan dalam menentukan cara jualan online di instagram bagi pemula, tanpa pengecualian apapun!

Tidak menyertakan hashtag, sama saja upaya Anda untuk menentukan cara jualan online di Instagram, dianggap tidak niat.

Tips Membuat Hashtag :

“Anda tidak perlu bingung untuk menentukan hashtag apa yang cocok dengan produk yang akan diposting. Caranya, cari akun (kompetitor) yang menjual produk sejenis dengan Anda, lalu contek hashtagnya. “

Atau, Anda dapat melakukan riset hastag dengan cara berikut ini :

Baca Juga : Cara Riset Hashtag Instagram Agar Jualan Online Laku dengan Tool Seekmetrics, 100% Berhasil!

3.4 Menentukan Waktu Posting :

Setelah Anda memahami bagaimana membuat deskripsi produk dan menyisipkan hashtag, sekarang giliran menentukan waktu posting yang tepat.

Sebelumnya, mohon perhatikan bahwa :

  • Jangan memosting foto sembarang waktu, pilih jam-jam yang ramai supaya efektif.
  • Sebaiknya jangan langsung posting dalam jumlah banyak, tapi lakukan bertahap.

Oleh karena itu, untuk memosting 100-150 foto yang sudah Anda siapkan sebelumnya, pilih jam-jam berikut ini :

  • Pagi, pukul 07.00-10.00 sebanyak 10 foto
  • Siang, pukul 12.00-14.00 sebanyak 10 foto
  • Malam, pukul 19.00-21.00 sebanyak 10 foto
  • Dini hari, pukul 23.00-01.00 sebanyak 10 foto

Jika dikalkulasi, maka dalam sehari Anda harus memosting 40 foto.

Dengan jumlah 100-150 foto yang Anda miliki, maka akan membutuhkan waktu selama 4 hari untuk memosting semuanya.

Tips Waktu Posting :

“Jam-jam seperti yang disebutkan di atas, tidak dibuat kira-kira, namun telah melalui riset yang dilakukan oleh unmetric.com. Oleh karena itu, mohon patuhi dan lakukan seperti petunjuk.”

3.5 Membuat Komposisi Postingan  

Komposisi postingan berarti mengupayakan agar koleksi postingan tidak hanya berupa foto saja, melainkan dipadukan dengan gambar lain yang sesuai (relevan).

Dengan komposisi postingan, manfaat yang diperoleh adalah :

  • Calon pembeli tidak bosan dengan foto produk saja.
  • Jika berupa promo, akan menggerakkan untuk segera membeli.
  • Memperbanyak koleksi sehingga bisa lebih dari 100 atau 150.

Lalu, untuk membuat komposisi postingan yang relevan, apa saja yang boleh diposting :

  • Spacer, semacam postingan tulisan untuk menjeda antar gambar produk.
  • Info diskon untuk produk tertentu.
  • Testimoni kepuasan pelanggan berupa screenshoot chatingan.
  • Foto packing produk yang bertumpuk-tumpuk.
  • Foto pembeli yang mengenakan produk Anda.
  • Resi pengiriman produk kepada pelanggan.
  • Quotes atau kata-kata motivasi yang menyejukkan.

Tips Komposisi Postingan :

“Selain membuat calon pembeli tidak bosan, komposisi postingan sebaiknya mengandung maksud tertentu yang menguntungkan Anda. Misalnya diskon yang akan mempercepat closing, ataupun testimoni, packing produk dan resi yang membuat calon pembeli semakin yakin.”

Keistimewaan Berjualan Online di Instagram yang Wajib Diketahui

Empat hal yang membuat Anda patut memperhitungkan Instagram sebagai tempat jualan online :

  • Rata-rata, pengguna Instagram termasuk kalangan cerdas (smart).
  • Target market (calon pembeli) mudah ditemukan.
  • Mengandalkan kekuatan visual atau gambar.
  • Biaya promosi fleksibel.

Karena keunikan hal tersebut, jika Anda sama sekali belum pernah mencoba, maka mengetahui cara berjualan online di Instagram untuk pemula, harus dipelajari.

Pengguna Orang Cerdas (Smart)

Sebagian besar orang yang terbiasa belanja online di Instagram, merupakan orang yang rata-rata cerdas (smart).

Ini yang akhirnya membuat calon pembeli :

  • Tidak mudah takut ditipu karena paham dengan cara kerja olshop di Instagram.
  • Mampu memahami mana olshop yang profesional dan mana yang meragukan.
  • Paham dengan harga dan kualitas.

Anda tidak terlalu pusing untuk menentukan cara jualan online di Instagram bagi pemula dengan target market yang seperti ini.

Taget Market Mudah Ditemukan

Di Instagram, Anda akan dengan mudah menemukan orang-orang yang punya minat (interest) terhadap produk Anda.

Sudah banyak akun-akun jualan yang menjual produk sejenis dengan produk yang akan Anda jual.  Tinggal follow, setelah difollback, Anda bisa unfollow.

Anda juga bisa menggunakan beragram teknik untuk berburu follower tertarget. Mulai paid promote, endorse, dan masih banyak lagi.

Jika menghendaki follower lebih berkualitas, Instagram sudah menyediakan platform iklan bernama Instagram Ads yang mendukung hal tersebut.

Mengandalkan Kekuatan Visual

Instagram mengandalkan kekuatan gambar (visual) untuk menarik minat seseorang agar mau membeli.

Artinya, jika Anda mampu menghadirkan foto produk yang luar biasa menarik, kemungkinan untuk terjual (closing) akan jauh lebih tinggi.

Di sinilah tantangan Anda untuk menentukan cara berjualan online di Instagram dengan visualisasi yang menawan. Sudah siap?

Biaya Promosi Fleksibel

Untuk menambah follower tertarget, Anda bebas menentukan biaya yang diinginkan. Mulai dari belasan ribu, hingga jutaan.

Atau jika kreatif, Anda juga bisa mendapatkan ribuan follower hanya dengan give away, diskon, voucher, atau promo menarik lainnya.

Khusus untuk Anda yang sudah terbiasa jualan di Facebook dan berencana jualan di Instagram, Anda wajib untuk menyimak artikel berikut ini :

Pilih Jualan di Facebook atau Instagram? Cek Dulu Biar Nggak Salah Tempat!

Istilah-Istilah Penting di Instagram yang Tidak Boleh Dilewatkan

Karena artikel ini ditujukan untuk pemula, maka kami akan memperkenalkan terlebih dahulu beberapa istilah (kata-kata), yang nantinya akan sering muncul dan Anda harus paham.

  • Follow (Mengukuti) : Mengikuti atau mengirimkan pertemanan kepada pengguna (akun) lainnya.
  • Follower (Pengikut) : Akun lain yang mengikuti akun kita.
  • Follback (Mengikuti balik) : Mengikuti balik atau menerima permintaan pertemanan akun lain.
  • Like/Love : Menyukai postingan akun lainnya.
  • Bio : Biodata pribadi atau informasi pengguna.
  • Lock Akun (Mengunci Akun) : Mengunci akun Instagram. Jika suatu akun dilock, maka orang yang follow tidak dapat melihat postingannya. Ketika si pemilik akun melakukan follback, barulah dapat melihat postingannya.
  • Focap (Foto and caption) : Foto adalah gambar yang akan Anda posting, sedangkan caption adalah tulisan (deskripsi) yang akan muncul di bawah foto tersebut.
  • Hashtag : Tanda pagar (#) yang diikuti kata tertentu. Tujuannya untuk mengklasifikasi tema postingan agar mudah ditemukan di menu pencarian (search).
  • Tag : Tanda @ yang berfungsi untuk menandai akun lainnya.
  • Paid Promote : Membayar akun lain untuk memposting foto, video (disertai caption) yang sudah kita siapkan. Tujuannya untuk mempromosikan produk kita.
  • Endorsement : Membayar artis atau selebgram untuk memberikan ulasan (review) terhadap produk yang kita kirimkan ke mereka dengan tujuan mempromosikan.
  • Giveaway  : Memberikan hadiah kepada follower dengan tujuan menambah follower maupun mempromosikan produk yang dijual.
  • IG Stories : Postingan harian yang disematkan secara khusus di posisi atas.
  • Akun Olshop : Akun Instagram khusus jualan.
  • Akun Pribadi : Akun Instagram personal (pribadi)
  • Akun Publik :Akun Instagram umum dengan tema postingan yang beragam.

Ingat, kendati hanya istilah, itu akan sangat membantu Anda untuk mempermudah cara jualan online di Instagram bagi pemula agar tidak kebingungan nantinya.

Pola Pikir (Mindset) Jualan Online di Instagram Supaya Sukses

Kami tidak ingin menjanjikan bahwa Instagram dapat dengan mudah menyukseskan jualan Anda.

Sekalipun, banyak orang di luar sana yang mengatakan bahwa Instagram sangat bagus untuk berjualan online.

Mengapa demikian :

  • Tidak ada hal mudah di dunia ini, apalagi urusan nyari duit.
  • Sukses tidak instan, ibarat mie instan yang tetap harus dimasak dulu.
  • Kadang, sabar saja tidak cukup, tetap perlu strategi.

Sekarang, semuanya terserah Anda.

Tapi setidaknya, artikel ini bisa menjadi panduan bagaimana mengawali cara berjualan online di Instagram untuk kali pertama.

Sebagai informasi tambahan, untuk membuat akun Instagram sampai benar-benar layak jualan, nantinya tetap membutuhkan biaya.

Biaya untuk apa misalnya :

  • Membeli paketan data internet, ini wajib.
  • Melakukan paid promote untuk menambah follower.
  • Meminta bantuan orang lain memfoto produk jika diperlukan.
  • Dan biaya lain-lainnya.

Jika Anda mewajibkan gratis untuk segala sesuatunya, kami tetap menghormati hal tersebut.

Siapa tahu, dengan kreativitas, Anda bisa mengerjakan semua tahapan cara jualan online di instagram bagi pemula di atas, tanpa bantuan orang lain.

Simpulan

Panduan Lengkap Cara Berjualan Online di Instagram bagi pemula di atas, merupakan langkah awal yang harus Anda lakukan untuk memulai jualan online di Instagram.

Pada bagian selanjutnya, kita akan belajar tentang cara menambah follower dengan cepat, khusus untuk pemilik akun olshop. Silahkan langsung sikat materinya dengan sentuh/klik “Baca Materi Selanjutnya” berikut ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *